Sejarah SMP Tarakanita
Tahun 1967 SMP Pendowo Putri diserahkan oleh Yayasan Kanisius kepada Yayasan Tarakanita dan dengan nama baru SMP Tarakanita Magelang. Menempati gedung Jl. Jend . A. Yani no 3 Magelang. Sejak saat itu sekolah secara resmi di bawah naungan Yayasan Tarakanita. Kepala Sekolahnya Sr. Hedwigine, CB, dibantu 12 orang guru, 3 karyawan. Ruang kelas berjumlah 6 ruang dengan jumlah siswa 276 siswa putri semua.
Tahun 1968 sekolah mengalami perkembangan masih di bawah kepemimpinan Sr. Hedwigine, CB. Jumlah ruang kelas menjadi 8 ruang, jumlah guru 19 dan 2 karyawan serta jumlah siswa 312 siswa putri.
Tahun 1969 sekolah masih dibawah kepemimpinan Sr. Hedwigne, CB. Dengan jumlah ruang kelas 8, jumlah siswa 299 siswa putrid, 16pendidik dan 3 karyawan.
Tahun 1970, Terjadi pergantian tugas kepemimpinan dari semula Sr. Hedwigne, CB. Diganti Sr. Imelda, CB, jumlah ruang kelas 9 jumlah siswa 377 siswa, jumlah guru 16 orang dan 3 karyawan. Pada tahun ini berdiri Gugus depan Pramuka 34.
Tahun 1971, pimpinan sekolah masih di tangan Sr. Imelda, CB jumlah ruang kelas 9 ruang, jumlah muris 382 siswa dan sejak tahun 1971 mulai menerima siswa putra, jumlah guru 16 dan karyawan 3 orang.
Tahun 1972, Perkembangan sekolah terus diupayakan dibawah komando Sr. Imelda,CB. Dengan penambahan jumlah sarana dan prasarana serta upaya meningkatkan jumlah siswa. Jumlah siswa 435 terdiri siswa putra dan putrid, jumlah guru 16, jumlah ruang kelas 9, jumlah karyawan 3 orang. Pada tahun 1972 didakan peringatan 5 tahun beridirinya sekolah ( lustrum I ) SMP Tarakanita dan didirikannya Gusus depan pramuka 33.
Tahun 1973, Sekolah mengalami perkembangan yang cukup pesat karena mulai dirintis beberapa sarana untuk pengembangan kegiatan siswa, sarana yang dimaksud yaitu perpustakaan sekolah, majalah dinding, gambar dinding, bazaar sekolah, dan didirikannya Drum Band dengan nama Gita Patria. Jumlah siswa pada tahun ini 384 siswa, baik putra maupun putri.Tahun 1974, masih di bawah kepemimpinan Sr Imelda, terus diupayakan peningkatan sarana antara lain penambhana jumlah ruang, yaitu 1 ruang guru, 1 ruang TU, 1 Ruang Kepala Sekolah, 1 Gudang, WC, jumlah siswa 427 siswa, 17 orang guru dan 3 karyawan.
Tahun 1975, Sekolah pindah tempat dari gedung di Jl. A. Yani no 3 , berpindah menempati gedung Jl. A Yani no. 20 Magelang, dipimpin oleh Sr Imelda, jumlah ruang kelas 11 ruang, jumlah siswa 486 siswa, jumlah guru 17, 4 karyawan.Tahun 1976, Dibawah kepemimpinan Sr Imelda peningkatan kualitas pembelajaran dan kerjasama dengan masyarakat terus diupayakan. Jumlah siswa terus bertambah menjadi 618 siswa dengan 18 guru dan 4 karyawan. Siswa mulai diperkenalkan untuk belajar menyelami kehidupan nyata di desa-desa sekitar Magelang.
Tahun 1977, Program pengelolaan dan peningkatan kerjasama dengan masyarakat terus ditingkatkan. Pimpinan masih Sr. Imelda, jumlah siswa 518 siswa dengan 18 guru, 4 karyawan, jumlah ruang kelas 11, 1 ruang perpustakaan dengan ruang baca, 1 ruang laboratorium dengan ruang pratikum. Diselenggarakan peringatan lustrum ke dua ( dasa warsa ) dan sekolah pertama kali menerbitkan majalah buku Dewata.
Hingga kini tahun 2010, SMP Tarakanita terus berupaya melakukan upaya-upaya untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan kepada para siswa dalam berbagai bidang.
Tahun
1962 SMP Pendowo putri dipisah menjadi SMP Pendowo bagian Putra dan SMP
Pendowo bagian Putri. SMP Pendowo Putri menempati gedung Jl. A. Yani
no. 3 Magelang, pengasuhnya para suster CB. Dan masih diurus oleh yaysan
Kanisius, berlangsung selama lima tahun ( sampai tahun 1967).
Tahun 1967 SMP Pendowo Putri diserahkan oleh Yayasan Kanisius kepada
Yayasan Tarakanita dan dengan nama baru SMP Tarakanita Magelang.
Menempati gedung Jl. Jend . A. Yani no 3 Magelang. Sejak saat itu
sekolah secara resmi di bawah naungan Yayasan Tarakanita. Kepala
Sekolahnya Sr. Hedwigine, CB, dibantu 12 orang guru, 3 karyawan. Ruang
kelas berjumlah 6 ruang dengan jumlah siswa 276 siswa putri semua.
Tahun 1968 sekolah mengalami perkembangan masih di bawah kepemimpinan
Sr. Hedwigine, CB. Jumlah ruang kelas menjadi 8 ruang, jumlah guru 19
dan 2 karyawan serta jumlah siswa 312 siswa putri.
Tahun 1969 sekolah masih dibawah kepemimpinan Sr. Hedwigne, CB. Dengan
jumlah ruang kelas 8, jumlah siswa 299 siswa putrid, 16pendidik dan 3
karyawan.
Tahun 1970, Terjadi pergantian tugas kepemimpinan dari semula Sr.
Hedwigne, CB. Diganti Sr. Imelda, CB, jumlah ruang kelas 9 jumlah siswa
377 siswa, jumlah guru 16 orang dan 3 karyawan. Pada tahun ini berdiri
Gugus depan Pramuka 34.
Tahun 1971, pimpinan sekolah masih di tangan Sr. Imelda, CB jumlah ruang
kelas 9 ruang, jumlah muris 382 siswa dan sejak tahun 1971 mulai
menerima siswa putra, jumlah guru 16 dan karyawan 3 orang.
Tahun 1972, Perkembangan sekolah terus diupayakan dibawah komando Sr.
Imelda,CB. Dengan penambahan jumlah sarana dan prasarana serta upaya
meningkatkan jumlah siswa. Jumlah siswa 435 terdiri siswa putra dan
putrid, jumlah guru 16, jumlah ruang kelas 9, jumlah karyawan 3 orang.
Pada tahun 1972 didakan peringatan 5 tahun beridirinya sekolah ( lustrum
I ) SMP Tarakanita dan didirikannya Gusus depan pramuka 33.
Tahun 1973, Sekolah mengalami perkembangan yang cukup pesat karena mulai
dirintis beberapa sarana untuk pengembangan kegiatan siswa, sarana yang
dimaksud yaitu perpustakaan sekolah, majalah dinding, gambar dinding,
bazaar sekolah, dan didirikannya Drum Band dengan nama Gita Patria.
Jumlah siswa pada tahun ini 384 siswa, baik putra maupun putri.
Tahun 1974, masih di bawah kepemimpinan Sr Imelda, terus diupayakan
peningkatan sarana antara lain penambhana jumlah ruang, yaitu 1 ruang
guru, 1 ruang TU, 1 Ruang Kepala Sekolah, 1 Gudang, WC, jumlah siswa 427
siswa, 17 orang guru dan 3 karyawan.
Tahun 1975, Sekolah pindah tempat dari gedung di Jl. A. Yani no 3 ,
berpindah menempati gedung Jl. A Yani no. 20 Magelang, dipimpin oleh Sr
Imelda, jumlah ruang kelas 11 ruang, jumlah siswa 486 siswa, jumlah guru
17, 4 karyawan.
Tahun 1976, Dibawah kepemimpinan Sr Imelda peningkatan kualitas
pembelajaran dan kerjasama dengan masyarakat terus diupayakan. Jumlah
siswa terus bertambah menjadi 618 siswa dengan 18 guru dan 4 karyawan.
Siswa mulai diperkenalkan untuk belajar menyelami kehidupan nyata di
desa-desa sekitar Magelang.
Tahun 1977, Program pengelolaan dan peningkatan kerjasama dengan
masyarakat terus ditingkatkan. Pimpinan masih Sr. Imelda, jumlah siswa
518 siswa dengan 18 guru, 4 karyawan, jumlah ruang kelas 11, 1 ruang
perpustakaan dengan ruang baca, 1 ruang laboratorium dengan ruang
pratikum. Diselenggarakan peringatan lustrum ke dua ( dasa warsa ) dan
sekolah pertama kali menerbitkan majalah buku Dewata.
Hingga kini tahun 2010, SMP Tarakanita terus berupaya melakukan
upaya-upaya untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan
pendidikan kepada para siswa dalam berbagai bidang. - See more at:
http://smp-tarakanita.blogspot.com/#sthash.GUdeydBT.dpuf
Tahun
1962 SMP Pendowo putri dipisah menjadi SMP Pendowo bagian Putra dan SMP
Pendowo bagian Putri. SMP Pendowo Putri menempati gedung Jl. A. Yani
no. 3 Magelang, pengasuhnya para suster CB. Dan masih diurus oleh yaysan
Kanisius, berlangsung selama lima tahun ( sampai tahun 1967).
Tahun 1967 SMP Pendowo Putri diserahkan oleh Yayasan Kanisius kepada
Yayasan Tarakanita dan dengan nama baru SMP Tarakanita Magelang.
Menempati gedung Jl. Jend . A. Yani no 3 Magelang. Sejak saat itu
sekolah secara resmi di bawah naungan Yayasan Tarakanita. Kepala
Sekolahnya Sr. Hedwigine, CB, dibantu 12 orang guru, 3 karyawan. Ruang
kelas berjumlah 6 ruang dengan jumlah siswa 276 siswa putri semua.
Tahun 1968 sekolah mengalami perkembangan masih di bawah kepemimpinan
Sr. Hedwigine, CB. Jumlah ruang kelas menjadi 8 ruang, jumlah guru 19
dan 2 karyawan serta jumlah siswa 312 siswa putri.
Tahun 1969 sekolah masih dibawah kepemimpinan Sr. Hedwigne, CB. Dengan
jumlah ruang kelas 8, jumlah siswa 299 siswa putrid, 16pendidik dan 3
karyawan.
Tahun 1970, Terjadi pergantian tugas kepemimpinan dari semula Sr.
Hedwigne, CB. Diganti Sr. Imelda, CB, jumlah ruang kelas 9 jumlah siswa
377 siswa, jumlah guru 16 orang dan 3 karyawan. Pada tahun ini berdiri
Gugus depan Pramuka 34.
Tahun 1971, pimpinan sekolah masih di tangan Sr. Imelda, CB jumlah ruang
kelas 9 ruang, jumlah muris 382 siswa dan sejak tahun 1971 mulai
menerima siswa putra, jumlah guru 16 dan karyawan 3 orang.
Tahun 1972, Perkembangan sekolah terus diupayakan dibawah komando Sr.
Imelda,CB. Dengan penambahan jumlah sarana dan prasarana serta upaya
meningkatkan jumlah siswa. Jumlah siswa 435 terdiri siswa putra dan
putrid, jumlah guru 16, jumlah ruang kelas 9, jumlah karyawan 3 orang.
Pada tahun 1972 didakan peringatan 5 tahun beridirinya sekolah ( lustrum
I ) SMP Tarakanita dan didirikannya Gusus depan pramuka 33.
Tahun 1973, Sekolah mengalami perkembangan yang cukup pesat karena mulai
dirintis beberapa sarana untuk pengembangan kegiatan siswa, sarana yang
dimaksud yaitu perpustakaan sekolah, majalah dinding, gambar dinding,
bazaar sekolah, dan didirikannya Drum Band dengan nama Gita Patria.
Jumlah siswa pada tahun ini 384 siswa, baik putra maupun putri.
Tahun 1974, masih di bawah kepemimpinan Sr Imelda, terus diupayakan
peningkatan sarana antara lain penambhana jumlah ruang, yaitu 1 ruang
guru, 1 ruang TU, 1 Ruang Kepala Sekolah, 1 Gudang, WC, jumlah siswa 427
siswa, 17 orang guru dan 3 karyawan.
Tahun 1975, Sekolah pindah tempat dari gedung di Jl. A. Yani no 3 ,
berpindah menempati gedung Jl. A Yani no. 20 Magelang, dipimpin oleh Sr
Imelda, jumlah ruang kelas 11 ruang, jumlah siswa 486 siswa, jumlah guru
17, 4 karyawan.
Tahun 1976, Dibawah kepemimpinan Sr Imelda peningkatan kualitas
pembelajaran dan kerjasama dengan masyarakat terus diupayakan. Jumlah
siswa terus bertambah menjadi 618 siswa dengan 18 guru dan 4 karyawan.
Siswa mulai diperkenalkan untuk belajar menyelami kehidupan nyata di
desa-desa sekitar Magelang.
Tahun 1977, Program pengelolaan dan peningkatan kerjasama dengan
masyarakat terus ditingkatkan. Pimpinan masih Sr. Imelda, jumlah siswa
518 siswa dengan 18 guru, 4 karyawan, jumlah ruang kelas 11, 1 ruang
perpustakaan dengan ruang baca, 1 ruang laboratorium dengan ruang
pratikum. Diselenggarakan peringatan lustrum ke dua ( dasa warsa ) dan
sekolah pertama kali menerbitkan majalah buku Dewata.
Hingga kini tahun 2010, SMP Tarakanita terus berupaya melakukan
upaya-upaya untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan
pendidikan kepada para siswa dalam berbagai bidang. - See more at:
http://smp-tarakanita.blogspot.com/#sthash.GUdeydBT.dpufasd
Tahun
1962 SMP Pendowo putri dipisah menjadi SMP Pendowo bagian Putra dan SMP
Pendowo bagian Putri. SMP Pendowo Putri menempati gedung Jl. A. Yani
no. 3 Magelang, pengasuhnya para suster CB. Dan masih diurus oleh yaysan
Kanisius, berlangsung selama lima tahun ( sampai tahun 1967).
Tahun 1967 SMP Pendowo Putri diserahkan oleh Yayasan Kanisius kepada
Yayasan Tarakanita dan dengan nama baru SMP Tarakanita Magelang.
Menempati gedung Jl. Jend . A. Yani no 3 Magelang. Sejak saat itu
sekolah secara resmi di bawah naungan Yayasan Tarakanita. Kepala
Sekolahnya Sr. Hedwigine, CB, dibantu 12 orang guru, 3 karyawan. Ruang
kelas berjumlah 6 ruang dengan jumlah siswa 276 siswa putri semua.
Tahun 1968 sekolah mengalami perkembangan masih di bawah kepemimpinan
Sr. Hedwigine, CB. Jumlah ruang kelas menjadi 8 ruang, jumlah guru 19
dan 2 karyawan serta jumlah siswa 312 siswa putri.
Tahun 1969 sekolah masih dibawah kepemimpinan Sr. Hedwigne, CB. Dengan
jumlah ruang kelas 8, jumlah siswa 299 siswa putrid, 16pendidik dan 3
karyawan.
Tahun 1970, Terjadi pergantian tugas kepemimpinan dari semula Sr.
Hedwigne, CB. Diganti Sr. Imelda, CB, jumlah ruang kelas 9 jumlah siswa
377 siswa, jumlah guru 16 orang dan 3 karyawan. Pada tahun ini berdiri
Gugus depan Pramuka 34.
Tahun 1971, pimpinan sekolah masih di tangan Sr. Imelda, CB jumlah ruang
kelas 9 ruang, jumlah muris 382 siswa dan sejak tahun 1971 mulai
menerima siswa putra, jumlah guru 16 dan karyawan 3 orang.
Tahun 1972, Perkembangan sekolah terus diupayakan dibawah komando Sr.
Imelda,CB. Dengan penambahan jumlah sarana dan prasarana serta upaya
meningkatkan jumlah siswa. Jumlah siswa 435 terdiri siswa putra dan
putrid, jumlah guru 16, jumlah ruang kelas 9, jumlah karyawan 3 orang.
Pada tahun 1972 didakan peringatan 5 tahun beridirinya sekolah ( lustrum
I ) SMP Tarakanita dan didirikannya Gusus depan pramuka 33.
Tahun 1973, Sekolah mengalami perkembangan yang cukup pesat karena mulai
dirintis beberapa sarana untuk pengembangan kegiatan siswa, sarana yang
dimaksud yaitu perpustakaan sekolah, majalah dinding, gambar dinding,
bazaar sekolah, dan didirikannya Drum Band dengan nama Gita Patria.
Jumlah siswa pada tahun ini 384 siswa, baik putra maupun putri.
Tahun 1974, masih di bawah kepemimpinan Sr Imelda, terus diupayakan
peningkatan sarana antara lain penambhana jumlah ruang, yaitu 1 ruang
guru, 1 ruang TU, 1 Ruang Kepala Sekolah, 1 Gudang, WC, jumlah siswa 427
siswa, 17 orang guru dan 3 karyawan.
Tahun 1975, Sekolah pindah tempat dari gedung di Jl. A. Yani no 3 ,
berpindah menempati gedung Jl. A Yani no. 20 Magelang, dipimpin oleh Sr
Imelda, jumlah ruang kelas 11 ruang, jumlah siswa 486 siswa, jumlah guru
17, 4 karyawan.
Tahun 1976, Dibawah kepemimpinan Sr Imelda peningkatan kualitas
pembelajaran dan kerjasama dengan masyarakat terus diupayakan. Jumlah
siswa terus bertambah menjadi 618 siswa dengan 18 guru dan 4 karyawan.
Siswa mulai diperkenalkan untuk belajar menyelami kehidupan nyata di
desa-desa sekitar Magelang.
Tahun 1977, Program pengelolaan dan peningkatan kerjasama dengan
masyarakat terus ditingkatkan. Pimpinan masih Sr. Imelda, jumlah siswa
518 siswa dengan 18 guru, 4 karyawan, jumlah ruang kelas 11, 1 ruang
perpustakaan dengan ruang baca, 1 ruang laboratorium dengan ruang
pratikum. Diselenggarakan peringatan lustrum ke dua ( dasa warsa ) dan
sekolah pertama kali menerbitkan majalah buku Dewata.
Hingga kini tahun 2010, SMP Tarakanita terus berupaya melakukan
upaya-upaya untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan
pendidikan kepada para siswa dalam berbagai bidang. - See more at:
http://smp-tarakanita.blogspot.com/#sthash.GUdeydBT.dpuf
Tahun
1962 SMP Pendowo putri dipisah menjadi SMP Pendowo bagian Putra dan SMP
Pendowo bagian Putri. SMP Pendowo Putri menempati gedung Jl. A. Yani
no. 3 Magelang, pengasuhnya para suster CB. Dan masih diurus oleh yaysan
Kanisius, berlangsung selama lima tahun ( sampai tahun 1967).
Tahun 1967 SMP Pendowo Putri diserahkan oleh Yayasan Kanisius kepada
Yayasan Tarakanita dan dengan nama baru SMP Tarakanita Magelang.
Menempati gedung Jl. Jend . A. Yani no 3 Magelang. Sejak saat itu
sekolah secara resmi di bawah naungan Yayasan Tarakanita. Kepala
Sekolahnya Sr. Hedwigine, CB, dibantu 12 orang guru, 3 karyawan. Ruang
kelas berjumlah 6 ruang dengan jumlah siswa 276 siswa putri semua.
Tahun 1968 sekolah mengalami perkembangan masih di bawah kepemimpinan
Sr. Hedwigine, CB. Jumlah ruang kelas menjadi 8 ruang, jumlah guru 19
dan 2 karyawan serta jumlah siswa 312 siswa putri.
Tahun 1969 sekolah masih dibawah kepemimpinan Sr. Hedwigne, CB. Dengan
jumlah ruang kelas 8, jumlah siswa 299 siswa putrid, 16pendidik dan 3
karyawan.
Tahun 1970, Terjadi pergantian tugas kepemimpinan dari semula Sr.
Hedwigne, CB. Diganti Sr. Imelda, CB, jumlah ruang kelas 9 jumlah siswa
377 siswa, jumlah guru 16 orang dan 3 karyawan. Pada tahun ini berdiri
Gugus depan Pramuka 34.
Tahun 1971, pimpinan sekolah masih di tangan Sr. Imelda, CB jumlah ruang
kelas 9 ruang, jumlah muris 382 siswa dan sejak tahun 1971 mulai
menerima siswa putra, jumlah guru 16 dan karyawan 3 orang.
Tahun 1972, Perkembangan sekolah terus diupayakan dibawah komando Sr.
Imelda,CB. Dengan penambahan jumlah sarana dan prasarana serta upaya
meningkatkan jumlah siswa. Jumlah siswa 435 terdiri siswa putra dan
putrid, jumlah guru 16, jumlah ruang kelas 9, jumlah karyawan 3 orang.
Pada tahun 1972 didakan peringatan 5 tahun beridirinya sekolah ( lustrum
I ) SMP Tarakanita dan didirikannya Gusus depan pramuka 33.
Tahun 1973, Sekolah mengalami perkembangan yang cukup pesat karena mulai
dirintis beberapa sarana untuk pengembangan kegiatan siswa, sarana yang
dimaksud yaitu perpustakaan sekolah, majalah dinding, gambar dinding,
bazaar sekolah, dan didirikannya Drum Band dengan nama Gita Patria.
Jumlah siswa pada tahun ini 384 siswa, baik putra maupun putri.
Tahun 1974, masih di bawah kepemimpinan Sr Imelda, terus diupayakan
peningkatan sarana antara lain penambhana jumlah ruang, yaitu 1 ruang
guru, 1 ruang TU, 1 Ruang Kepala Sekolah, 1 Gudang, WC, jumlah siswa 427
siswa, 17 orang guru dan 3 karyawan.
Tahun 1975, Sekolah pindah tempat dari gedung di Jl. A. Yani no 3 ,
berpindah menempati gedung Jl. A Yani no. 20 Magelang, dipimpin oleh Sr
Imelda, jumlah ruang kelas 11 ruang, jumlah siswa 486 siswa, jumlah guru
17, 4 karyawan.
Tahun 1976, Dibawah kepemimpinan Sr Imelda peningkatan kualitas
pembelajaran dan kerjasama dengan masyarakat terus diupayakan. Jumlah
siswa terus bertambah menjadi 618 siswa dengan 18 guru dan 4 karyawan.
Siswa mulai diperkenalkan untuk belajar menyelami kehidupan nyata di
desa-desa sekitar Magelang.
Tahun 1977, Program pengelolaan dan peningkatan kerjasama dengan
masyarakat terus ditingkatkan. Pimpinan masih Sr. Imelda, jumlah siswa
518 siswa dengan 18 guru, 4 karyawan, jumlah ruang kelas 11, 1 ruang
perpustakaan dengan ruang baca, 1 ruang laboratorium dengan ruang
pratikum. Diselenggarakan peringatan lustrum ke dua ( dasa warsa ) dan
sekolah pertama kali menerbitkan majalah buku Dewata.
Hingga kini tahun 2010, SMP Tarakanita terus berupaya melakukan
upaya-upaya untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan
pendidikan kepada para siswa dalam berbagai bidang. - See more at:
http://smp-tarakanita.blogspot.com/#sthash.GUdeydBT.dpuf
Tahun
1962 SMP Pendowo putri dipisah menjadi SMP Pendowo bagian Putra dan SMP
Pendowo bagian Putri. SMP Pendowo Putri menempati gedung Jl. A. Yani
no. 3 Magelang, pengasuhnya para suster CB. Dan masih diurus oleh yaysan
Kanisius, berlangsung selama lima tahun ( sampai tahun 1967).
Tahun 1967 SMP Pendowo Putri diserahkan oleh Yayasan Kanisius kepada
Yayasan Tarakanita dan dengan nama baru SMP Tarakanita Magelang.
Menempati gedung Jl. Jend . A. Yani no 3 Magelang. Sejak saat itu
sekolah secara resmi di bawah naungan Yayasan Tarakanita. Kepala
Sekolahnya Sr. Hedwigine, CB, dibantu 12 orang guru, 3 karyawan. Ruang
kelas berjumlah 6 ruang dengan jumlah siswa 276 siswa putri semua.
Tahun 1968 sekolah mengalami perkembangan masih di bawah kepemimpinan
Sr. Hedwigine, CB. Jumlah ruang kelas menjadi 8 ruang, jumlah guru 19
dan 2 karyawan serta jumlah siswa 312 siswa putri.
Tahun 1969 sekolah masih dibawah kepemimpinan Sr. Hedwigne, CB. Dengan
jumlah ruang kelas 8, jumlah siswa 299 siswa putrid, 16pendidik dan 3
karyawan.
Tahun 1970, Terjadi pergantian tugas kepemimpinan dari semula Sr.
Hedwigne, CB. Diganti Sr. Imelda, CB, jumlah ruang kelas 9 jumlah siswa
377 siswa, jumlah guru 16 orang dan 3 karyawan. Pada tahun ini berdiri
Gugus depan Pramuka 34.
Tahun 1971, pimpinan sekolah masih di tangan Sr. Imelda, CB jumlah ruang
kelas 9 ruang, jumlah muris 382 siswa dan sejak tahun 1971 mulai
menerima siswa putra, jumlah guru 16 dan karyawan 3 orang.
Tahun 1972, Perkembangan sekolah terus diupayakan dibawah komando Sr.
Imelda,CB. Dengan penambahan jumlah sarana dan prasarana serta upaya
meningkatkan jumlah siswa. Jumlah siswa 435 terdiri siswa putra dan
putrid, jumlah guru 16, jumlah ruang kelas 9, jumlah karyawan 3 orang.
Pada tahun 1972 didakan peringatan 5 tahun beridirinya sekolah ( lustrum
I ) SMP Tarakanita dan didirikannya Gusus depan pramuka 33.
Tahun 1973, Sekolah mengalami perkembangan yang cukup pesat karena mulai
dirintis beberapa sarana untuk pengembangan kegiatan siswa, sarana yang
dimaksud yaitu perpustakaan sekolah, majalah dinding, gambar dinding,
bazaar sekolah, dan didirikannya Drum Band dengan nama Gita Patria.
Jumlah siswa pada tahun ini 384 siswa, baik putra maupun putri.
Tahun 1974, masih di bawah kepemimpinan Sr Imelda, terus diupayakan
peningkatan sarana antara lain penambhana jumlah ruang, yaitu 1 ruang
guru, 1 ruang TU, 1 Ruang Kepala Sekolah, 1 Gudang, WC, jumlah siswa 427
siswa, 17 orang guru dan 3 karyawan.
Tahun 1975, Sekolah pindah tempat dari gedung di Jl. A. Yani no 3 ,
berpindah menempati gedung Jl. A Yani no. 20 Magelang, dipimpin oleh Sr
Imelda, jumlah ruang kelas 11 ruang, jumlah siswa 486 siswa, jumlah guru
17, 4 karyawan.
Tahun 1976, Dibawah kepemimpinan Sr Imelda peningkatan kualitas
pembelajaran dan kerjasama dengan masyarakat terus diupayakan. Jumlah
siswa terus bertambah menjadi 618 siswa dengan 18 guru dan 4 karyawan.
Siswa mulai diperkenalkan untuk belajar menyelami kehidupan nyata di
desa-desa sekitar Magelang.
Tahun 1977, Program pengelolaan dan peningkatan kerjasama dengan
masyarakat terus ditingkatkan. Pimpinan masih Sr. Imelda, jumlah siswa
518 siswa dengan 18 guru, 4 karyawan, jumlah ruang kelas 11, 1 ruang
perpustakaan dengan ruang baca, 1 ruang laboratorium dengan ruang
pratikum. Diselenggarakan peringatan lustrum ke dua ( dasa warsa ) dan
sekolah pertama kali menerbitkan majalah buku Dewata.
Hingga kini tahun 2010, SMP Tarakanita terus berupaya melakukan
upaya-upaya untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan
pendidikan kepada para siswa dalam berbagai bidang. - See more at:
http://smp-tarakanita.blogspot.com/#sthash.GUdeydBT.dpuf
Tahun
1962 SMP Pendowo putri dipisah menjadi SMP Pendowo bagian Putra dan SMP
Pendowo bagian Putri. SMP Pendowo Putri menempati gedung Jl. A. Yani
no. 3 Magelang, pengasuhnya para suster CB. Dan masih diurus oleh yaysan
Kanisius, berlangsung selama lima tahun ( sampai tahun 1967).
Tahun 1967 SMP Pendowo Putri diserahkan oleh Yayasan Kanisius kepada
Yayasan Tarakanita dan dengan nama baru SMP Tarakanita Magelang.
Menempati gedung Jl. Jend . A. Yani no 3 Magelang. Sejak saat itu
sekolah secara resmi di bawah naungan Yayasan Tarakanita. Kepala
Sekolahnya Sr. Hedwigine, CB, dibantu 12 orang guru, 3 karyawan. Ruang
kelas berjumlah 6 ruang dengan jumlah siswa 276 siswa putri semua.
Tahun 1968 sekolah mengalami perkembangan masih di bawah kepemimpinan
Sr. Hedwigine, CB. Jumlah ruang kelas menjadi 8 ruang, jumlah guru 19
dan 2 karyawan serta jumlah siswa 312 siswa putri.
Tahun 1969 sekolah masih dibawah kepemimpinan Sr. Hedwigne, CB. Dengan
jumlah ruang kelas 8, jumlah siswa 299 siswa putrid, 16pendidik dan 3
karyawan.
Tahun 1970, Terjadi pergantian tugas kepemimpinan dari semula Sr.
Hedwigne, CB. Diganti Sr. Imelda, CB, jumlah ruang kelas 9 jumlah siswa
377 siswa, jumlah guru 16 orang dan 3 karyawan. Pada tahun ini berdiri
Gugus depan Pramuka 34.
Tahun 1971, pimpinan sekolah masih di tangan Sr. Imelda, CB jumlah ruang
kelas 9 ruang, jumlah muris 382 siswa dan sejak tahun 1971 mulai
menerima siswa putra, jumlah guru 16 dan karyawan 3 orang.
Tahun 1972, Perkembangan sekolah terus diupayakan dibawah komando Sr.
Imelda,CB. Dengan penambahan jumlah sarana dan prasarana serta upaya
meningkatkan jumlah siswa. Jumlah siswa 435 terdiri siswa putra dan
putrid, jumlah guru 16, jumlah ruang kelas 9, jumlah karyawan 3 orang.
Pada tahun 1972 didakan peringatan 5 tahun beridirinya sekolah ( lustrum
I ) SMP Tarakanita dan didirikannya Gusus depan pramuka 33.
Tahun 1973, Sekolah mengalami perkembangan yang cukup pesat karena mulai
dirintis beberapa sarana untuk pengembangan kegiatan siswa, sarana yang
dimaksud yaitu perpustakaan sekolah, majalah dinding, gambar dinding,
bazaar sekolah, dan didirikannya Drum Band dengan nama Gita Patria.
Jumlah siswa pada tahun ini 384 siswa, baik putra maupun putri.
Tahun 1974, masih di bawah kepemimpinan Sr Imelda, terus diupayakan
peningkatan sarana antara lain penambhana jumlah ruang, yaitu 1 ruang
guru, 1 ruang TU, 1 Ruang Kepala Sekolah, 1 Gudang, WC, jumlah siswa 427
siswa, 17 orang guru dan 3 karyawan.
Tahun 1975, Sekolah pindah tempat dari gedung di Jl. A. Yani no 3 ,
berpindah menempati gedung Jl. A Yani no. 20 Magelang, dipimpin oleh Sr
Imelda, jumlah ruang kelas 11 ruang, jumlah siswa 486 siswa, jumlah guru
17, 4 karyawan.
Tahun 1976, Dibawah kepemimpinan Sr Imelda peningkatan kualitas
pembelajaran dan kerjasama dengan masyarakat terus diupayakan. Jumlah
siswa terus bertambah menjadi 618 siswa dengan 18 guru dan 4 karyawan.
Siswa mulai diperkenalkan untuk belajar menyelami kehidupan nyata di
desa-desa sekitar Magelang.
Tahun 1977, Program pengelolaan dan peningkatan kerjasama dengan
masyarakat terus ditingkatkan. Pimpinan masih Sr. Imelda, jumlah siswa
518 siswa dengan 18 guru, 4 karyawan, jumlah ruang kelas 11, 1 ruang
perpustakaan dengan ruang baca, 1 ruang laboratorium dengan ruang
pratikum. Diselenggarakan peringatan lustrum ke dua ( dasa warsa ) dan
sekolah pertama kali menerbitkan majalah buku Dewata.
Hingga kini tahun 2010, SMP Tarakanita terus berupaya melakukan
upaya-upaya untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan
pendidikan kepada para siswa dalam berbagai bidang. - See more at:
http://smp-tarakanita.blogspot.com/#sthash.GUdeydBT.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar